Menarilah, Kasih

Menarilah..

Permata Hatiku

Senyum Minggu Pagi yang jelita, kurindui

Meski tanpa banyak saksi, atas hati

Yang tersembunyi bersama kegelisahan, akan mimpi

Anak-anak toleransi, di masa depan yang belum pasti

Cinta mengepak sayapnya terbang, tinggi

Bersama hari-hari kita tumbuh, tanpa sekat meski berbeda

Di atas dunia kolot yang menantang, kita

Esok atau lusa, busur menancap dada

Terluka, tersungkur, mungkin saja mati

Jika nanti kepahitan begitu dekat

Dekap aku bahkan jika hanya dalam sunyimu

Jangan ikuti kegelisahan semua

Kita bisa matikan rasa, melangit

Tempat dimana Cinta bertahta

Terlalu luhur untuk rasa sakit

Menarilah, Kasih..

Luhurlah Kita..

 

About these ads

3 comments to Menarilah, Kasih

  1. Petronela Putri mengatakan:

    tumben bikin sajak lg :P

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s